judulnya aneh ya?
biar deh :p
tapi ini emang aku lakukan diam-diam tanpa lelaki ini tahu.
diam-diam aku sangat menyukai caranya tertawa, matanya yang sipit bikin dia keliatan merem! gemes, pengen nyubit, tapi ini diam-diam jadi aku cukup ngeliat sambil gemes aja.
diam-diam aku mengagumi kecerdasannya, iya lelaki yang udah hampir tiga tahun bikin hidupku penuh warna ini cerdas lho! kemampuan bahasanya bagus, leadershipnya lumayan, soal itung-itungan atau matematikanya juga bagus. diam-diam aku mengakuinya meski aku nggak pernah bilang dan selalu menanggapinya dengan guyonan.
diam-diam aku sebel juga sama lelaki ini, nggak peka, cuek, dan susah banget kalo nurut apalagi hobinya yang suka godain cewek :x
tapi diam-diam juga aku mengakui kalo aku istimewa baginya.benar-benar berbeda dan istimewa :')
tuh kan aku diam-diam terharu buat posting tulisan ini.
aku diam-diam nulis ini di sampingnya yang lagi serius banget.entah dia ini serius ngegame atau apa, tapi wajah seriusnya ini juga bikin gemes banget!!!
diam-diam aku suka senyum sendiri kalo liat dia lagi senyum-senyum gitu..
ah udah aku, aku udah ga tahan..gemes banget sama lelaki satu ini..
ini lho penampakannya.ganteng ya?
biar deh kalo yang lain bilang nggak ganteng, yang penting ganteng banget kok buat aku :p
ngga ada tandingannya. :D
aku hanya gadis 17 tahun yang sedang patah hati.
semua orang bilang aku cantik, pandai, dan mudah bergaul. tapi kisah cinta pertamaku tidak semulus itu. aku kecewa, aku bersedih, dan aku patah hati pada cinta pertamaku.
betapa kejam orang - orang ini membuatku jauh darinya, betapa sadis orang - orang ini yang tidak bisa merasakan cinta berapi-api yang kurasakan.
apa salahnya seorang melia jatuh cinta pada Rei?
apa hanya karena kami sama - sama seorang gadis lantas orang - orang itu melarangku jatuh cinta pada Rei?
Reina, cinta pertamaku.
semua orang bilang aku cantik, pandai, dan mudah bergaul. tapi kisah cinta pertamaku tidak semulus itu. aku kecewa, aku bersedih, dan aku patah hati pada cinta pertamaku.
betapa kejam orang - orang ini membuatku jauh darinya, betapa sadis orang - orang ini yang tidak bisa merasakan cinta berapi-api yang kurasakan.
apa salahnya seorang melia jatuh cinta pada Rei?
apa hanya karena kami sama - sama seorang gadis lantas orang - orang itu melarangku jatuh cinta pada Rei?
Reina, cinta pertamaku.
aku duduk tercenung, aku menelpon handi, pacarku, berkali-kali.
hingga panggilan ke-50 barangkali, dia tak kunjung menjawab keresahan rinduku.
aku masih duduk di cafe yang sama ketika kami pertama kali bertemu, dan hari ini hari jadi kami yang kelima.
aku sudah memesan dua gelas lemon squash favorit kami dan sepiring Spaghetti Carbonara penuh keju favoritnya. aku mulai resah menunggu kekasih tampanku ini.
hingga minumanku tersisa beberapa tetes dan makanan favoritnya sudah menjadi dingin, dia tak kunjung datang.
telepon genggamku berdering, aha pasti handi!
tapi bukan, ini ibu handi.aku kecewa, tapi aku harus segera menjawab teleponnya. aku tidak mau dinilai sebagai calon menantu yang buruk.
aku menutup teleponnya dan segera bergegas ke toko bunga di seberang cafe ini.
aku hampir lupa kalo aku harus membeli bunga anyelir pink yang selalu diberikannya padaku.
dia bilang, aku tak boleh melupakannya makanya dia memberiku anyelir pink setiap hari.
dan kini aku memang tidak bisa melupakkannya dan aku selalu menghiasi pembaringan terakhirnya dengan anyelir pink favorit kami sejak tiga tahun yang lalu.
hingga panggilan ke-50 barangkali, dia tak kunjung menjawab keresahan rinduku.
aku masih duduk di cafe yang sama ketika kami pertama kali bertemu, dan hari ini hari jadi kami yang kelima.
aku sudah memesan dua gelas lemon squash favorit kami dan sepiring Spaghetti Carbonara penuh keju favoritnya. aku mulai resah menunggu kekasih tampanku ini.
hingga minumanku tersisa beberapa tetes dan makanan favoritnya sudah menjadi dingin, dia tak kunjung datang.
telepon genggamku berdering, aha pasti handi!
tapi bukan, ini ibu handi.aku kecewa, tapi aku harus segera menjawab teleponnya. aku tidak mau dinilai sebagai calon menantu yang buruk.
aku menutup teleponnya dan segera bergegas ke toko bunga di seberang cafe ini.
aku hampir lupa kalo aku harus membeli bunga anyelir pink yang selalu diberikannya padaku.
dia bilang, aku tak boleh melupakannya makanya dia memberiku anyelir pink setiap hari.
dan kini aku memang tidak bisa melupakkannya dan aku selalu menghiasi pembaringan terakhirnya dengan anyelir pink favorit kami sejak tiga tahun yang lalu.
kadang perlu waktu untuk menyadari betapa indah karunia Allah yang udah dikasih ke kita..
sebenarnya karunia yang Allah beri itu sederhana namun bermakna dan berarti.
iya sederhana banget..
bernapas itu sederhana kan?
iya sederhana...
cukup tarik napas dan hembuskan..
tapi coba renungkan makna dan artinya..
dalam teman..
ini karunia paling mudah yang seharusnya disadari..
terima kasih kepada Allah Maha segalaNya :')
sebenarnya karunia yang Allah beri itu sederhana namun bermakna dan berarti.
iya sederhana banget..
bernapas itu sederhana kan?
iya sederhana...
cukup tarik napas dan hembuskan..
tapi coba renungkan makna dan artinya..
dalam teman..
ini karunia paling mudah yang seharusnya disadari..
terima kasih kepada Allah Maha segalaNya :')
Waktu rasanya cepet banget. Januari kemarin menjadi moment dimana ‘harus
rela’ menyerahkan tanggung jawab yang udah diemban setahun ini.
Berat.
Sedih.
Seneng.
Bangga.
Berat karena tahu bakal banyak waktu perjuangan yang akan jadi kenangan dan
berat bakal jarang ketemu saudara-saudara seperjuangan yang udah memberi banyak
warna dalam hidupku dua tahun belakangan
Sedih karena ternyata aku udah tua dan mau lulus! :’D
Seneng karena akan kembali ke kehidupan sebelumnya, konsen TA dan
meneruskan hidup :D
Bangga karena tanggung jawab ini dipegang oleh orang yang tepat, yang
nantinya diharapkan bisa memberikan banyak hal yang baik lebih dari yang kami
beri.
Setahun kemarin juga jadi waktu yang berat buat kita.
Iya kita, aku sama kamu hai tuan yang bermata sipit :p
Kamu sudah menjelaskan jauh-jauh hari saat kita membicarakan komitmen yang
akan kita bangun untuk memberikan yang terbaik untuk organisasi kita. Kamu
sudah menjelaskan komitmenmu kepadaku jika nanti kamu terpilih sebagai orang
yang dipercaya meneruskan perjuangan generasi sebelumnya. Kamu juga sudah
memberi pengertian bahwa ini akan berat, tapi aku harus percaya padamu.
Oh hai sayang, aku ingat sekali aku yang paling bersemangat mendukungmu dan
setuju dengan semua komitmenmu untuk memberikan hampir seluruh waktumu untuk
organisasi ini dan kuliah. Ya aku juga tau kamu sudah memberi pengertian
tersebut ke keluargamu. Dan aku, aku hanya akan mendapat sedikit sekali
waktumu.
Aku berpikir tidak akan ada masalah, masih ada SMS, telepon, media sosial,
dan ya kita bertemu tiap hari :’)
Tapi ternyata berat.
Memberi seluruh waktumu berarti kamu juga harus menjaga semua tingkah
lakumu.
Kita harus bersikap profesional, tidak mencampur adukkan masalah kita dalam
organisasi.
Setahun kemarin benar-benar menyiksa. Kamu di depanku, kamu tertawa di
depanku, tapi aku sama sekali tidak mendapat tatapan hangat yang biasanya kamu
berikan. Aku tahu kamu hanya melihatku dari sudut matamu, tak apa kamu masih
begitu mencintaiku dengan sedikit perhatian itu.
Setahun kemarin berasa ga punya pacar tahu ga!
Aku harus merelakan ‘quality time’ kita
Aku harus merelakan kamu lebih mendengarkan mereka daripada mendengarkanku
yang sedih
Aku harus rela kamu pergi kemana aja demi kemajuan organisasi yang
mempertemukan kita ini.
Aku harus rela jadi sasaranmu ketika ‘bad mood’
Banyak hal lain lagi yang harus kurelakan untuk menjaga komitmen kita untuk
menjadi profesional.
Tapi setelah masa jabatan kita berakhir, kamu kembali lagi!
Yeay!
Kamu kembali jadi kamu yang sudah tidak terikat apapun hanya untuk
menggodaku
Kamu kembali jadi kamu yang tanpa ragu akan berkicau di media sosial hanya
untuk menyapaku
Kamu kembali jadi kamu yang selalu mengirimkan pesan singkat ucapan selamat
pagi yang setahun lalu hampir selalu kuberikan.
Oh jadi ini buah kesabaranku ya?
Kamu memang tak mengingkari janjimu untuk membayar semua waktu kita yang
setahun kemarin kita dedikasikan penuh untuk organisasi ini.
Terima kasih sayang...
You’re the one and only :*
Love you as always :’)
Subscribe to:
Posts (Atom)


- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact